Di zaman yang semakin modern ini,
dalam perkembangannya teknologi informasi dan komunikasi sudah menjadi
elemen penting bagi seluruh lapisan masyarakat dalam bersosialisasi dan
berinteraksi. Teknologi Informasi (TI) ini sendiri adalah sebuah bidang ilmu
yang mempelajari tentang perangkat-perangkat informasi baik itu perangkat lunak
maupun perangkat keras yang berfungsi untuk mengolah dan menghasilkan informasi
maupun menyampaikan suatu informasi tersebut ke perangkat informasi lainnya.
Sementara Teknologi Komunikasi (TK) adalah teknologi yang dipergunakan untuk
mentransfer aneka informasi sehingga tepat guna, tepat sasaran, dan memiliki
nilai. Meski dalam praktiknya, antara TI dan TK terkadang tidak dapat dipisahkan
antara satu sama lain.
Pendidikan di Indonesia memasuki tahapan yang sistematis dan lebih
efisien dalam perkembangannya, Globalisasi dunia telah memicu pergeseran dalam
berbagai elemen di dunia, tak terkecuali dunia pendidikan, dalam dunia
pendidikan terdahulu tatap muka secara konvensional sudah menjadi kebiasaan
yang masih sulit dihilangkan, pemanfaatan
teknologi informasi (IT) masih belum memenuhi kriterianya dalam penerapan Manfaat
Teknologi Dalam Dunia Pendidikan. Hal ini mengingatkan kita kembali pada ramalan
“Ivan Illich” pada awal tahun 70-an yang membahas tentang “Pendidikan tanpa
sekolah (Deschooling Society)” yang kemungkinan secara ekstrimnya guru
kemungkinan tidak lagi diperlukan. Bishop G. juga
meramalkan bahwa pendidikan pada masa mendatang akan lebih bersifat luwes
(flexible).
Didalam dunia Pendidikan, teknologi
Informasi dan komunikasi juga tidak kalah pentingnya, Teknologi Informasi sudah
bertransformasi menjadi sesuatu yang sudah sangat melekat pada dunia pendidikan
di zaman modern saat ini. Mulai dari komputer, Internet, dan perangkat keras
maupun lunak lainya, sekarang ini terus di tingkatkan menjadi lebih baik lagi
sehingga dalam pemanfaatanya dapat lebih sempurna. Sesuai
dengan prinsip tersebut, pemanfaatan Teknologi
Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam dunia pendidikan pada dasarnya berperan
untuk memecahkan berbagai kendala dalam dunia pendidikan yang sedang dihadapi.
Jadi TIK di sini bukan asal mengikuti perkembangan zaman, bukan asal keren dan
ikut-ikutan dengan tren. Tetapi dengan tujuan, pemanfaatan Teknologi Infomasi
dan komunikasi (TIK) ini dapat memberikan sedikit kemudahan terhadap
kendala-kendala yang ada di dalam dunia pendidikan.
Dalam
penggunaan Teknologi Informasi sebagai media pendidikan, seperti telepon,
komputer, internet, e-mail, dsb. Penggunaan media-media tersebut menjadikan
interaksi antara guru dan siswa tidak hanya dapat dilakukan melalui hubungan
tatap muka tetapi juga dilakukan dengan menggunakan media-media tersebut. Guru
dapat memberikan layanan tanpa harus berhadapan langsung dengan siswa. Demikian
pula siswa dapat memperoleh informasi dalam lingkup yang luas dari berbagai
sumber melalui cyber space atau ruang maya dengan menggunakan komputer atau
internet. Hal yang paling mutakhir saat ini adalah berkembangnya “cyber
teaching” atau pengajaran maya, yaitu proses pengajaran yang dilakukan dengan
menggunakan internet. Istilah lain yang makin poluper saat ini
ialah E-learning yaitu suatu model pembelajaran dengan menggunakan
media teknologi komunikasi dan informasi khususnya internet.
E-learning merupakan satu penggunaan teknologi
internet dalam penyampaian pembelajaran dalam jangkauan luas yang belandaskan
tiga kriteria yaitu:
- e-learning merupakan jaringan dengan kemampuan untuk memperbaharui, menyimpan, mendistribusi dan membagi materi ajar atau informasi,
- pengiriman sampai ke pengguna terakhir melalui komputer dengan menggunakan teknologi internet yang standar,
- memfokuskan pada pandangan yang paling luas tentang pembelajaran di balik paradigma pembelajaran tradisional.
Selain itu, untuk dapat memanfaatkan Teknologi
Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam memperbaiki mutu pembelajaran di dalam
lembaga pendidikan, ada tiga hal yang harus diwujudkan yaitu:
- Siswa dan guru harus memiliki akses kepada teknologi digital dan internet dalam kelas, sekolah, dan lembaga pendidikan guru.
- Harus tersedia materi yang berkualitas, bermakna, dan dukungan kultural bagi siswa dan guru.
- Guru harus memiliki pengetahuan dan ketrampilan dalam menggunakan alat-alat dan sumber-sumber digital untuk membantu siswa agar mencapai standar akademik.
Keuntungan yang dapat
diterima peserta didik dari pemanfaatan IT di Sekolah :
- Peserta didik akan dapat mengakses informasi-informasi yang dibutuhkan meskipun itu adalah hasil penelitian orang lain (dengan legalitas copypaste).
- Peserta didik akan mendapat mengakses sumber pengetahuan lebih mudah dibanding sebelum penerapan manfaat teknologi, karena pengaksesan informasi telah banyak dipergunakan dengan media gadget.
- Peserta didik dapat mendapatkan Akses yang lebih mudah ke para ahli.
- Materi-materi pelajaran akan lebih tampil secara interaktif dan menarik, serta penyampaiannya akan lebih konseptual.
- Materi-materi pendidikan dapat di akses melalui belajar jarak jauh jika terkendali oleh kendala biaya dan waktu.
Kemudian, dari semua penggunaan Teknologi
Informasi dan Komunikasi di dalam media pendidikan diatas, pastilah menimbulkan
dampak-dampak. Ada dampak positif yang menjadikan Teknologi Informasi lebih
bermanfaat dan ada juga dampak negatif yang memberikan aspek-aspek negatif
dalam kehidupan sosial.
Adapun dampak-dampak positif dari penggunaan Teknologi
Informasi dalam dunia pendidikan adalah sebagai berikut :
- Informasi yang dibutuhkan akan semakin cepat dan mudah di akses untuk kepentingan pendidikan.
- Inovasi dalam pembelajaran semakin berkembang dengan adanya inovasi e-learning yang semakin memudahkan proses pendidikan.
- Kemajuan Teknologi Informasi dan komunikasi (TIK) juga akan memungkinkan berkembangnya kelas virtual atau kelas yang berbasis teleconference yang tidak mengharuskan sang pendidik dan peserta didik berada dalam satu ruangan.
- Sistem administrasi pada sebuah lembaga pendidikan akan semakin mudah dan lancar karena penerapan sistem Teknologi Informasi dan komunikasi (TIK).
Sedangkan dampak-dampak Negatif yang ditimbulkan dari
penggunaan Teknologi Informasi dalam dunia Pendidikan adalah sebagai berikut :
- Kemajuan TIK juga akan semakin mempermudah terjadinya pelanggaran terhadap Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) karena semakin mudahnya mengakses data menyebabkan orang yang bersifat plagiatis akan melakukan kecurangan.
- Walaupun sistem administrasi suatu lembaga pendidikan bagaikan sebuah system tanpa celah, akan tetapi jika terjadi suatu kecerobohan dalam menjalankan sistem tersebut akan berakibat fatal.
- Salah satu dampak negatif televisi adalah melatih anak untuk berpikir pendek dan bertahan berkonsentrasi dalam waktu yang singkat (short span of attention).
Dari informasi diatas, dapat kita simpulkan bahwa
dengan adanya teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dapat memudahkan kita
untuk belajar dan mendapatkan informasi yang kita butuhkan dari mana saja,
kapan saja, dan dari siapa saja. Dalam dunia pendidikan perkembangan teknologi
informasi mulai dirasa mempunyai dampak yang positif karena dengan
berkembangnya teknologi informasi dunia pendidikan mulai memperlihatkan
perubahan yang cukup signifikan. Akan tetapi semua itu tidak terlepas dari sisi
negatifnya seperti yang telah dijelaskan diatas.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar